Rabu, 18 Juni 2014

Rahasia Suksesnya Jepang!


               
                Lama tak memuat postingan baru, maklum lagi buntet pikiran, hehe,.. oke, kali ini aku tak mau egois, bukan hanya tentang jalan pikiranku semata, yang mungkin menurut kalian postingan-postingan lamaku begitu membosankan, yahh,. aku sadari itu. Dari pengamatanku, bisa dibilang postinganku terlalu egois, dengan mementingkan pola pikirku semata dan aku lihat frekuensinya begitu datar dan membosankan, hehe.. kali ini sudah waktunya ku masukkan mindset orang lain juga, biar kita sama belajar. hehe,..
             
                 Oke,langsung aja, postingan kali ini kita mulai, (loh bukannya udah mulai tuh satu paragrap diatas,hehe). 
         
                 Seperti yang kalian tahu (pasti taulah, orang pembacanya pada pinter2, kalo gak pinter gak mungkin baca ni artikel, hehe) Jepang adalah negara maju, tapi Jepang bukanlah negara penuh dengan ilmuan-ilmuan hebat sebagai penemu layaknya bangsa eropa, ataupun bangsa yang 'gemah ripah loh jinawi' layaknya Indonesia, bahkan sebaliknya, sumber daya alam negara Jepang sangat minim, begitupun sumberdaya manusianya, secara garis besar masih kalah dengan bangsa eropa ataupun amerika. Tapi kenapa Jepang bisa sukses?? hmm,.. ini salah satu rahasia, atau mungkin bukan rahasia sih, karena pembacanya pinter-pinter pasti udah tau, hehe,.. oke2,.. kita niatkan belajar bersama, :)

                  Ini dia salah satu alasannya. Jika kalian pernah membaca buku dari orang sukses Indonesia, orang yang luar biasa, yaitu Tung Dasem Waringin dalam salah satu bukunya yang berjudul "24 Prinsip Miliarder Yang Mencerahkan" poin  pertama dalam buku itu adalah tentang 'NILAI TAMBAH'.

Apa maksudnya Nilai Tambah? Maksudnya begini:
ketika anda hidup, hidup adalah nilai tambah. ketika semua orang hidup, hidup adalah nilai standard.
Demikian juga ketika kita jujur, jujur adalah nilai tambah. Tetapi ketika semua orang jujur, jujur adalah nilai standard. Dalam hidup kita harus mempunyai nilai tambah dibanding orang lain. Kita harus membuat nilai tambah dari sesuatu hal yang tidak ada menjadi ada.
Apapun di dalam hidup ini, kita harus membuat nilai tambah. Dan ketika ada nilai tambah, kita akan jadi kaya. Seperti definisi uang itu sendiri, uang adalah alat tukar nilai tambah. Ketika kita mau dapatkan uang yang banyak, kita harus selalu tanya: “Apa Nilai Tambah Kita?”. Ketika kita berhasil membuat nilai tambah yang lebih banyak dari orang lain, maka uang akan mengejar kita.


itu pemaparan dari beliau dalam bukunya,.. hehe.. oke,.. aku akan menambahkan sedikit,.. ketika kita bekerja terus menerus sebagai pegawai, ketika fungsi kita bisa di gantikan oleh orang lain saat kita berhenti bekerja berarti kita masih belum memiliki nilai tambah, karena banyak orang yang bisa menggantikan kita. Nilai tambah adalah ketika kita memiliki sesuatu yang tak di miliki banyak orang, contohnya ketika kita bekerja dan berhenti tetapi perusahaan kita tetap mempertahankan kita, bahkan mengemis-ngemis agar kita tidak berhenti karena prestasi kita di perusahaan kita luar biasa, itulah yang bisa di bilang nilai tambah.
           Oke contoh lain yang lebih mudah lagi dan gampang di pahami oleh anak muda, tentang menjalin suatu hubungan, hehe,.. ya,.. nilai tambah juga bisa kita aplikasikan dalam menjalin suatu hubungan, jika ingin pasangan kita susah/berat melepaskan kita, atau mungkin membuat mantan kita menyesal telah memutuskan hubungan dengan kita? (ini yang paling di suka, hahaha,.. :D ketawa busuk). kita bisa menambahkan nilai tambah pada diri kita, misalnya dengan menambah skill kita, contohnya skill main gitar dengan mahir sehingga pasangan kita terpana melihat kita main gitar sambil nyanyi! terus bilang, soo sweet.. (itu harapanku sejak dulu yang ingin kulakukan, dan sampai ini belum terwujud, karena: 
1. Single (bukan jomblo)
2. gak bisa main gitar ( wkwkwkwk, memalukan. :D)
 oke lanjut,.. contoh lain, dengan belajar bahasa asing yang lagi ngetren, contohnya korea, uhh, pasti cewek demen banget tuh. (cynk-cynk,..ajarin aku dong cynk, aku kan pengen ngobrol ama Lee Min Hoo, ueegghh..) pasti si dia ngrengek-ngrengek kayak gitu! tapi tenang aja, si dia gak bakal pake 'uueegghh' itu kok, hehe,.. atau mungkin bahasa jepang,karena banyak juga yang demen ama anime,.. yah,.. kalo pengen belajar bisa hubungi saya! (hahaha,.. 4kyu belum lulus udah shookk!! :D)
dan masih banyak lagi nilai tambah lain yang bisa anda cari sendiri. Kalo aku semua yang ngasih tau, gak seru dong, gak ada gregetnya, hehe,.. intinya 'NILAI TAMBAH' adalah sesuatu yang awalnya tidak ada menjadi ada,bukan ada karena faktor alam ataupun bakat sejak lahir, dan hal itu bisa menjadi chiri khas ataupun daya tarik tersendiri bagi orang lain! dan itulah yang di lakukan oleh negara Jepang!

             Jauh-jauh hari,bahkan tahun, atau mungkin abad(kayaknya kalo abad, belum deh, restorasi meiji kapan ya, lupa,hehe), sebelum bapak Tung Dasem Waringin memboomingkan atau mengenalkan poin tentang NILAI TAMBAH Jepang sudah mempraktikkannya terlebih dulu. Contohnya:
          -Di bidang industri (perusahaan)
          -Pertanian
          -Pembangunan (mencangkup pariwisata,transportasi dsb)
          -Kebudayaan (mencangkup pola hidup dll.)

dan semua itu akan saya jabarkan di postingan selanjutnya, (insyaAllah) hehehehe....
BERSAMBUUUUUUUNG!

(uu nya banyak menandakan bahwasannya sambungannya masih banyak banget, hehehe)
*terimakasih sudah membaca* :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar