Sudah bukan waktunya berdiam diri terus! melihat semakin parahnya keadaan negri kita, pemimpin yang banyak mengingkari janji-janji mereka, hanya memikirkan perut mereka dan sama sekali tak mau memandang rakyat, amanah dari kita yang banyak tak di laksanakan, untuk itu kita tak perlu berharap lebih pada pemerintah kita!
Sampai kapan kau hanya berteriak-triak di media sosial dan demo setiap saat? apa setelah itu mereka langsung mendengarkan kata-katamu dan menuruti kemauanmu? bullshit! sampai kapan kita hanya membuang-buang waktu untuk mengeluhkan kehidupan dan kebjakan-kebijakan pemerintah?
daripada hanya mengeluh tentang sulitnya kehidupan karena 'cekikkan' pemerintah, lebih baik kita bangkit dan menambah nilai tambah dalam diri!
Oke langsung aja masuk ke pokok pembahasan! menyikapi kasus diatas membuat kita harus mandiri, bukan menunggu program-program pemerintah, tapi kitalah yang harus membangun bangsa kita! Dan sesuai dengan judul, mari kita belajar dari Naga Merah.
Sebagian besar dari kalian pasti sudah paham siapa yang saya maksud dari Naga Merah, ya China.Tapi kali ini kita tidak sedang membahas keseluruhan tentang negara China, kita akan membahas lebih ke individunya masing-masing dan kehidupan mereka di negri kita. Sudah bukan rahasia lagi kalau mayoritas orang china/keturunan tionghoa di negri kita kaya atau sukses, juga tak jarang dari kita yang membenci mereka karena mereka lebih sukses dan kaya dari kita warga pribumi. Mereka menjadi bahan cacian karena kesuksesan mereka dan cara berpikir mereka yang berbeda dari kita. Jika kalian tau awal kedatangan mereka ke Indonesia atau ke negara-negara lain yaitu karena sulitnya pangan pada masa itu di negri mereka hingga akhirnya mereka berhijrah sampai ke negri kita, maka sebagai seorang pendatang sudah wajar bagi mereka untuk mempertahankan hidup. Dan itulah yang mereka lakukan, bekerja keras hingga akhirnya sukses.
Dan yang ingin saya pelajari dari mereka adalah hasil dari sebuah hijrah.
Mengapa kita harus hijrah?
Tak hanya keturunan tionghoa yang suka hijrah, bila kita mau lebih membuka mata, keputusan Nabi Muhammad SAW untuk hijrahlah pembuka pintu keberhasilan Islam, dari sanalah awal perkemabngan Islam yang luar biasa. Hijrah bukanlah sebuah keputusan yang mudah diambil, perlu keputusan yang harus di pertimbangkan secara matang. Bagaimana bisa dengan mudah kita meninggalkan kenangan-kenangan dari tempat kita tumbuh dari kecil, sebuah suasana yang begitu nyaman untuk kita selama sekian tahun. Hanya orang-orang beranilah yang berani memutuskan untuk hijrah. Begitupun orang tionghoa yang sekarang berada di negri kita, meraka bukan keturunan orang sembarangan, tapi mereka adalah ketururan orang-orang yang berani perang melawan kehidupan dengan harapan sebuah kehidupan yang lebih baik! Sudah wajar kalau mereka sukses di tanah kita. Karena itulah cara mereka mempertahankan hidup, keadaanlah yang membuat mereka sukses.
Ini sedikit alasan yang saya simpulkan kenapa harus hijrah:
1.Keluar dari zona nyaman(comfort zone)
Selama ini zona nyamanmu lah yang memaksa dirimu untuk bermalas-malasan. Kenyamanan hidup walau serba kekurangan dan penuh utang tapi tak pernah khawatir karena dari kecil kita sudah biasa di manjakan. Otak di paksa berhenti berpikir karena apa saja ada di sekitar kita. Orang bilang "nandur cuthik dadi uwet " menanam tongkat jadi pohon. ya karena tanah kita gemah ripah loh jinawi! keadaan seperti itulah yang membuat kita dan nenek moyang kita tidak berkembang mindsetnya, karena alamlah yang telah menyediakan semua!
"Bukan gagal meraih impian yang tinggi yang berbahaya, tapi keberhasilan mencapai mimpi yang terlalu rendahlah yang berbahaya!"
2.Keadaan yang membuatmu berkembang
Tempat yang baru, tanpa orang-orang yang bisa melindungimu dan pengucilan dari orang-orang baru mengharuskanmu untuk berpikir bagaimana bertahan hidup bahkan lebih sukses dari mereka orang-orang baru yang mengucilkanmu. Begitu juga orang-orang yahudi yang kabur ke penjuru dunia pada zaman Hitler, dan akhirnya sekarang mereka memimpin dunia karena keadaan memaksa mereka untuk terus berkembang dan hingga akhirnya memaksimalkan semua kemampuan diri!
3.Menunjukkan bahwa kau adalah orang yang pemberani
Seperti yang saya sebutkan di atas, bahwa keputusan untuh berhijrah adalah keputusan yang sangat sulit untuk di putuskan, maka jika kau berani berhijrah dari zona nyamanmu maka kau adalah orang yang pemberani dan orang yang siap sukses!
Intinya perantauan, berhijrah atau keluar dari zona nyaman kita dapat menjadikan kita menjadi pribadi yang lebih baik kalau kita melangkah dengan benar. Seperti halnya Naga Merah yang menyebar ke seluruh dunia dan terutama di negri kita dan menunjukkan kesuksesan mereka melebihi pribumi sendiri!
Bukan mencela tapi mari belajar dari mereka. Benar ini tanahmu, maka kau jugalah yang harus menjaganya. Jika tanah kita di kuasai orang asing maka kitalah yang paling bertanggung jawab untuk menjaga dan membangunnya! Hal itulah yang harus kita pelajari dari Naga Merah yang merajai negri kita, keadaan yang muncul akibat sebuah keputusan untuk hijrah dan keluar dari zona nyaman mereka! Buat dirimu berada dalam posisi yang mengharuskanmu untuk sukses! Bukan alam yang kurang mendukung karena "Indonesia adalah Raksasa Tidur" kata Korea. Bukan akal yang kurang mampu, karena banyak olimpiade dunia yang di juarai oleh remaja kita. Tapi banyak diantara kitalah yang tak punya alasan kenapa harus sukses, semua terjebak dalam zona nyaman yang 'menina bobokkan' kita! Kitalah yang harus membangunkan RAKSASA YANG SEDANG TIDUR INI!!
Saya beri satu alasan kuat kenapa kita harus membangun ibu pertiwi!!
Karena negri kita mau di jual!! Indonesia for sale!!!
Bangun bangun wahai penerus bangsa, kitalah penentu kebangkitan ibu pertiwi!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar